2 Contoh Artikel Bahasa Inggris Tentang Ekonomi Dan Artinya

2 Contoh Artikel Bahasa Inggris Tentang Ekonomi dan Artinya

artikel-tentang-ekonomi

Ekonomi dan bisnis adalah hal yang terus dibicarakan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya berita berikut yang mengangkat topik bisnis ikan lele dan topik ekonomi mengenai tenaga kerja Indonesia.

1. Ikan Lele Jadi Komoditi Utama

BeritaPagi News, Jakarta – Pemerintah akan menjadikan ikan lele sebagai salah satu komoditas utama yang akan dimaksimalkan untuk swasembada pangan Indonesia. Koordinator Menteri Kelautan Indroyo Susilo mengatakan pemilihan ikan lele sebagai andalan karena ikan lele merupakan ikan yang banyak mengandung nutrisi dengan harga yang murah.

“Meski Lele paling murah tapi protein hewani banyak,” ujarnya usai rapat di kantornya, Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Apalagi, kata Indroyono, ikan lele sudah terkenal bahkan sampai ke benua Eropa. “Kami bisa menjual ke Eropa,” tambahnya. Selain lele, ia juga akan menjadikan komoditas perikanan lainnya seperti udang, kerapu, kakap merah, nila dan lele sebagai komoditas utama.

Ia juga mengatakan pemerintah menargetkan produksi perikanan budidaya Indonesia harus mencapai 31,3 juta ton. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah harus memenuhi beberapa hal yang dapat mendukung perikanan budidaya. Untuk budidaya membutuhkan 7 hal yang harus dipenuhi yaitu lokasi, benih, pakan, obat-obatan, teknologi dan pasar. (AMD / NRM)

Berarti:

Lele Jadi Komoditi Utama Main

BeritaPagi News, Jakarta – Pemerintah akan menjadikan ikan lele sebagai salah satu komoditas utama yang akan dimaksimalkan untuk swasembada pangan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyo Soesilo mengatakan, pemilihan ikan lele sebagai komoditas utama karena ikan lele merupakan ikan yang banyak mengandung nutrisi namun harganya murah.

“Ikan ini paling murah tapi banyak mengandung protein hewani,” ujarnya usai menggelar rapat di kantornya, Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Apalagi, kata Indroyono, ikan lele sudah terkenal bahkan sampai ke benua Eropa. “Kita bisa menjualnya ke Eropa,” tambahnya. Selain lele, ia juga akan menjadikan komoditas perikanan lainnya seperti udang, kerapu, kakap merah, nila dan lele sebagai komoditas utama.

Ia juga mengatakan pemerintah menargetkan produksi perikanan budidaya Indonesia mencapai 31,3 juta ton.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah harus memenuhi beberapa hal yang dapat mendukung perikanan budidaya. Untuk budidaya ada 7 hal yang harus dipenuhi yaitu lokasi, bibit, pakan, obat-obatan, teknologi dan pasar. (AMD/Nrm)

2. Solusi Masalah TKI

BeritaPagi News, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan penyebab banyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) yang mencari pekerjaan di negara lain adalah karena minimnya pertumbuhan sektor industri dan pertanian di negara kita. Ia juga menambahkan, jika sektor tersebut berkembang, dapat menciptakan lapangan kerja dan menyerap banyak tenaga kerja di Indonesia.

“Banyak TKI (Buruh Wanita) yang mencari kerja di luar negeri karena minimnya pertanian dan industri kita. Padahal, 1 hektar (ha) pertanian bisa menyerap tenaga kerja maksimal 5 orang, sedangkan 1 hektar industri bisa menyerap 100 tenaga kerja,” katanya di Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2015).

Oleh karena itu, sektor pertanian dan industri menjadi sangat penting. Selain banyak membuka lapangan pekerjaan, kedua sektor ini juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun, untuk mengembangkan sektor-sektor tersebut diperlukan ketersediaan infrastruktur dan permodalan yang cukup. Itulah yang sedang dibangun oleh pemerintah sekarang. “Kami membutuhkan Infrastruktur dan modal untuk mengembangkan kedua sektor ini.” dia berkata. (AMD/Nrm)

Berarti:

Solusi Masalah TKI

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan penyebab banyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) yang mencari pekerjaan di negara lain adalah minimnya pertumbuhan sektor industri dan pertanian di dalam negeri.

Ia juga menambahkan jika kedua sektor tersebut berkembang, dapat menciptakan lapangan kerja dan menyerap banyak tenaga kerja.

“Banyak TKW (Tenaga Kerja Wanita) yang mencari kerja di luar negeri karena pertanian dan industri kita kurang. Padahal 1 hektar (ha) pertanian bisa menyediakan maksimal 5 orang, sedangkan 1 hektar industri bisa menyerap 100 tenaga kerja,” katanya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2015).

Oleh karena itu, sektor pertanian dan industri merupakan sektor yang sangat penting. Selain mampu menciptakan banyak lapangan pekerjaan, kedua sektor ini juga dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi.

Namun, untuk mengembangkan kedua sektor tersebut, diperlukan infrastruktur dan permodalan yang memadai. Inilah yang saat ini sedang dibangun oleh pemerintah. “Kami membutuhkan infrastruktur dan modal untuk mengembangkan kedua sektor ini.” dia berkata.

Sumber :