Mineral adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis, Sumber, Contoh

Pengertian mineral
Baca cepat Buka

Mineral atau zat hara adalah zat yang terbentuk secara alami dengan kandungan kimia yang homogen dan bentuk yang teratur (sistem kristal) yang terbentuk secara alami atau melalui proses anorganik. Mineral juga merupakan salah satu zat gizi terpenting dalam tubuh manusia untuk produksi hormon, gigi, tulang dan darah.
Fungsi mineral bagi tubuh

Mineral-adalah-Pengertian-Fungsi-Jenis-Sumber-Contoh

Berikut beberapa fungsi mineral yang dilakukan bagi tubuh, antara lain:

Membantu dan menjaga kesehatan otot jantung dan syaraf
Mengatur tekanan osmotik dalam tubuh.
Membuat dan memproduksi berbagai jenis enzim.
Memelihara, mengeraskan dan mengatur tulang serta proses fisiologis dalam tubuh.
Sebagai katalisator dalam berbagai proses biokimia yang berlangsung di dalam tubuh.
Kontraksi otot dan reaksi saraf.
Pembentukan struktur jaringan lunak dan keras dalam kerja sistem enzim.
Membantu pembuatan antibodi.
Melindungi keseimbangan air dan asam basa dalam darah.
Membuat rangka tubuh, otot dan gigi.
Sebagai aktivator yang berperan dalam enzim dan hormon.
Melindungi kesehatan tulang.
Melindungi fungsi otak.
Mencegah nyeri otot.
Berperan dalam proses perkembangan sel.
Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Baca lebih lanjut: Antibiotik adalah

Jenis mineral

Jenis mineral tersebut antara lain:
1. Kalsium (Ca)

Kalsium merupakan mineral yang sangat penting yang juga dibutuhkan oleh tubuh manusia. Kalsium membantu dalam pembentukan tulang dan gigi dan diperlukan untuk proses pembekuan darah, transmisi sinyal sel saraf dan kontraksi otot, serta untuk metabolisme energi. Beberapa contoh makanan yang kaya kalsium antara lain susu, yogurt, keju, dan makanan laut.
2. besi

Zat besi adalah jenis mineral yang digunakan tubuh dalam produksi hemoglobin, komponen sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Orang yang kekurangan zat besi merasa cepat lelah karena tubuh mereka kekurangan oksigen. Zat besi adalah komponen mioglobin, yang digunakan untuk menyimpan oksigen di otot dan untuk memperkuat sistem kekebalan dalam tubuh.
3. Magnesium (Mg)

Magnesium berperan penting sebagai kofaktor berbagai enzim dalam tubuh. Magnesium bertindak sebagai katalis dalam reaksi biologis dalam tubuh. Meliputi reaksi yang berhubungan dengan metabolisme energi, karbohidrat, lemak, protein dan asam nukleat. Kegunaan lain magnesium pada lansia atau lanjut usia adalah membantu tubuh menyerap kalsium untuk membantu menjaga kesehatan tulang dari risiko osteoporosis. Bahan nabati seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian merupakan sumber magnesium yang baik. Sedangkan buah-buahan umumnya rendah magnesium.

4. Natrium

Natrium adalah komponen garam meja yang dikenal sebagai natrium klorida (NaCl). Hampir semua makanan mentah mengandung sejumlah kecil natrium klorida (garam meja). Namun, garam sering ditambahkan saat menyiapkan, memasak, dan menyajikan makanan. Natrium bertanggung jawab untuk mengatur kadar air tubuh dan keseimbangan elektrolit. Kontrol kadar natrium dalam tubuh tergantung pada keseimbangan antara ekskresi dan penyerapan natrium di ginjal, yang diatur oleh sistem saraf dan hormon. Natrium juga dibutuhkan untuk penyerapan nutrisi dan air tertentu dari usus.
Baca lebih lanjut: Kerjasama regional

5. Fosfor

Fosfor adalah komponen kunci dari struktur DNA yang mendasari dan juga membantu dalam pembentukan membran sel yang mengontrol apa yang bisa dan tidak bisa masuk ke sel individu. Seperti kalsium, fosfor berkontribusi pada kekuatan gigi dan tulang. Fosfor juga membantu sel-sel individu mengubah makanan menjadi energi dan juga merupakan pemain penting dalam sistem yang mempertahankan tingkat keasaman yang seimbang dalam tubuh.
6. Yodium

Yodium merupakan komponen penting dari hormon tiroid, yang berperan dalam mengatur semua proses metabolisme dalam tubuh. Kekurangan yodium dapat menyebabkan gejala hipotiroidisme seperti penambahan berat badan dan munculnya gondok. Secara umum, tubuh membutuhkan sekitar 150 mcg yodium per hari. Yodium ditemukan dalam banyak makanan laut seperti ikan, udang, dan rumput laut. Namun, penggunaan garam meja beryodium dalam masakan rumahan sebenarnya cukup untuk kebutuhan mineral ini.
7. Selenium

Selenium memiliki peran antioksidan yang dapat membantu mengatasi racun, serta mendukung hormon dan sistem kekebalan tubuh, serta melindungi sel dari proses oksidasi itu sendiri. Kekurangan selenium dapat menyebabkan masalah jantung dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Selenium hadir dalam ayam, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian

 

Lihat Juga :

https://student.blog.dinus.ac.id/handay/kurva-penawaran/
https://blogs.uajy.ac.id/teknopendidikan/kantor-ketenagakerjaan/
http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/definisi-indeks-harga/
http://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/repeater-definisi/
http://aldirenaldi.blog.institutpendidikan.ac.id/definisi-literasi-keuangan/
https://linda134.student.unidar.ac.id/2021/07/modem-adalah-definisi-fungsi-jenis-mode.html
https://syifa.student.ittelkom-pwt.ac.id/masalah-prioritas/
http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2021/07/05/terapi-aktivitas-kelompok/
http://blog.isi-dps.ac.id/nyomanyudiawan/menanam-wortel-sejarah-konten-varietas-kondisi/
http://dewi_marisa12u.staff.ipb.ac.id/2021/07/04/trikoma-adalah/
http://blog.dinamika.ac.id/arya/2021/07/04/kurva-permintaan-elastisitas/
http://staff.unila.ac.id/siswantoro/investasi-adalah/
https://perpustakaan.unibabwi.ac.id/akuntansi-adalah-tujuan-fungsi-peran-prinsip-konsep/
https://blogs.itb.ac.id/blogbantuy/manajemen-proyek/
http://serisekarsari.bm.uma.ac.id/wanita-sholehah/
http://rosdiana.stkipdamsel.ac.id/teks-eksplanasi/
http://srijapri.mahasiswa.unimus.ac.id/kegiatan-ekonomi/
http://firman.blog.unas.ac.id/iptek-adalah/
https://www.beritasatu.com/digital/105253/ini-cara-penggunaan-kelebihan-dan-kekurangan-whatsapp-web
https://www.wartaekonomi.co.id/read349016/guys-catat-baik-baik-ini-cara-login-dan-logout-wa-web-yang-paling-benar